8/04/13

SENARAI TERKINI CALON PAKATAN RAKYAT


SENARAI TERKINI CALON PAKATAN RAKYAT
(Dikemaskini 08 Apr 2013 - 0645 hrs)
 
Perlis Indera Kayangan (3 kerusi)

P 001 - Padang Besar -Azamhari Mahmood (PAS)
P 002 - Kangar - Dr Juanda Jaya (KEADILAN - belum diumumkan) atau Baharuddin Ahmad (PAS) - belum diputuskan
P 003 - Arau - Tuan Guru Haron Din (PAS)

Kedah Darul Aman (15 kerusi)

P 004 - Langkawi - TBC
P 005 - Jerlun - TBC
P 006 - Kubang Pasu - TBC
P 007 - Padang Terap - Mohd Nasir Zakaria (PAS - penyandang)
P 008 - Pokok Sena - Mahfuz Omar (PAS - penyandang)
P 009 - Alor Setar - Gooi Hsiau Leung (KEADILAN)
P 010 - Kuala Kedah - Dr Azman Ismail (KEADILAN)
P 011 - Pendang - Mohamad Sabu (PAS)
P 012 - Jerai - Mohd Firdaus Jaafar (PAS - penyandang)
P 013 - Sik - TBC
P 014 - Merbok - Nor Azrina Surip (KEADILAN)
P 015 - Sungai Petani - Johari Abdul (KEADILAN - penyandang)
P 016 - Baling - Brig Jen (B) Mohd Najmi Ahmad (PAS)
P 017 - Padang Serai - N Surendran (KEADILAN)
P 018 - Kulim-Bandar Baharu - Saifuddin Nasution Ismail (KEADILAN - bertukar dari parlimen Machang)

Kelantan Darul Naim (14 kerusi)


P 019 - Tumpat - Kamaruddin Jaffar (PAS - penyandang)
P 020 - Pengkalan Chepa - TBC
P 021 - Kota Bharu - Takiyuddin Hassan (PAS - bertukar dari DUN Bunut Payong - belum disahkan)
P 022 - Pasir Mas - Siti Zailah Mohd Yusof (PAS - bertukar dari parlimen Rantau Panjang - belum disahkan)
P 023 - Rantau Panjang - Abdul Fatah Haron (PAS - bertukar dari DUN Bukit Tuku - belum disahkan)
P 024 - Kubang Kerian - Mumtaz Md Nawi (PAS)
P 025 - Bachok - Ariffin Mahmod (PAS)
P 026 - Ketereh - Ab Aziz Abdul Kadir (KEADILAN - penyandang - belum diumumkan)
P 027 - Tanah Merah - Dr Nik Saidina Nik Omar (PAS - belum disahkan)
P 028 - Pasir Puteh - TBC
P 029 - Machang - Dr Wan Zawawi Wan Ismail (KEADILAN - belum diumumkan)
P 030 - Jeli - Abdullah Yaacob (PAS - bertukar dari DUN Air Lanas - belum disahkan)
P 031 - Kuala Krai - Dr Mohd Hatta Ramli (PAS - penyandang)
P 032 - Gua Musang - TBC

Terengganu Darul Iman (8 kerusi)

P 033 - Besut - TBC
P 034 - Setiu - TBC
P 035 - Kuala Nerus - Dr Khairuddin At-Takiri (PAS)
P 036 - Kuala Terengganu - Raja Kamarul Bahrin Shah Raja Ahmad (PAS - belum disahkan)
P 037 - Marang - Tuan Guru Abdul Hadi Awang (PAS - penyandang)
P 038 - Hulu Terengganu - TBC
P 039 - Dungun - Wan Hassan Mohd Ramli (PAS)
P 040 - Kemaman - Azan Ismail (KEADILAN - bertukar dari parlimen Indera Mahkota - belum diumumkan)

Pulau Pinang Pulau Mutiara (11 kerusi)

P 041 - Kepala Batas - Afnan Hamimi Taib Azamudden (PAS)
P 042 - Tasek Gelugor - TBC
P 043 - Bagan - Lim Guan Eng (DAP - penyandang)
P 044 - Permatang Pauh - Anwar Ibrahim (KEADILAN - penyandang)
P 045 - Bukit Mertajam - Chong Eng (DAP - penyandang)
P 046 - Batu Kawan - Dr P Ramasany (DAP - penyandang)
P 047 - Nibong Tebal - Dr Mansor Othman (bertukar dari DUN Penanti)
P 048 - Bukit Bendera - Koay Teng Hai (DAP - bertukar dari DUN Pulau Tikus - belum disahkan)
P 049 - Tanjong - Chow Kon Yeow (DAP - penyandang - belum disahkan)
P 050 - Jelutong - Ooi Chuan Aun (DAP - penyandang)
P 051 - Bukit Gelugor - Karpal Singh (DAP - penyandang)
P 052 - Bayan Baru - Sim Tze Tzin (KEADILAN - bertukar dari DUN Pantai Jerejak)
P 053 - Balik Pulau - Mohamad Bakhtiar Wan Chik (KEADILAN)

Perak Darul Ridzuan (24 kerusi)

P 054 - Gerik - Norhayati Kassim (PAS - belum diumumkan)
P 055 - Lenggong - Razman Zakaria (PAS - belum disahkan)
P 056 - Larut - Fauzi Shaari (PAS)
P 057 - Parit Buntar - Dr Mujahid Yusof Rawa (PAS - penyandang)
P 058 - Bagan Serai - Dr Muhammad Nur Manuty (KEADILAN)
P 059 - Bukit Gantang - TBC
P 060 - Taiping - Nga Kor Ming (DAP - penyandang)
P 061 - Padang Rengas - Dr Meor Ahmad Isharra Ishak (KEADILAN)
P 062 - Sungai Siput - Dr Michael Jeyakumar (PSM - penyandang)
P 063 - Tambun - Siti Aishah Shaik Ismail (KEADILAN - belum disahkan)
P 064 - Ipoh Timur - Thomas Su (bertukar dari DUN Pasir Pinji - belum disahkan)
P 065 - Ipoh Barat - Wong Kah Woh (DAP - bertukar dari DUN Taman Canning - belum disahkan)
P 066 - Batu Gajah - V Sivakumar (bertukar dari DUN Tronoh - belum disahkan)
P 067 - Kuala Kangsar - Drs Khalil Idham Lim (bertukar dari DUN Titi Serong)
P 068 - Beruas - Ngeh Koo Ham (DAP - penyandang)
P 069 - Parit - Mohamad Ismi Muhamad Taib (PAS)
P 070 - Kampar - TBC
P 071 - Gopeng - Dr Lee Boon Chye (KEADILAN - penyandang)
P 072 - Tapah - TBC
P 073 - Pasir Salak - Mustafa Kamil Ayyub (KEADILAN)
P 074 - Lumut - Laksamana Pertama (B) Imran Abdul Hamid (PAS - menggunakan lambang KEADILAN)
P 075 - Bagan Datoh - TBC
P 076 - Teluk Intan - M Manogaran (DAP - penyandang)
P 077 - Tanjong Malim - Brig Jen (B) Abdul Hadi Abdul Khattab (belum diumumkan)

Pahang Darul Makmur (14 kerusi)


P 078 - Cameron Highlands - TBC
P 079 - Lipis - TBC
P 080 - Raub - Mohd Ariff Sabri Abd Aziz (DAP)
P 081 - Jerantut - TBC
P 082 - Indera Mahkota - Fauzi Abdul Rahman (KEADILAN)
P 083 - Kuantan - Fuziah Salleh (KEADILAN - penyandang)
P 084 - Paya Besar - Murni Hidayah Anuar (KEADILAN)
P 085 - Pekan - Mohamad Bukhairy Sofian (Gerakan Mahasiswa 13, dengan keizinan Pakatan Rakyat)
P 086 - Maran - TBC
P 087 - Kuala Krau - TBC
P 088 - Temerloh - Nasrudin Hassan (PAS)
P 089 - Bentong - Wong Tack (DAP)
P 090 - Bera - Zakaria Abdul Hamid (KEADILAN - belum disahkan)
P 091 - Rompin - TBC

Selangor Darul Ehsan (26 kerusi)

P 092 - Sabak Bernam - Dr Abdul Aziz Bari (KEADILAN)
P 093 - Sungai Besar - TBC
P 094 - Hulu Selangor - Khalid Jaafar (KEADILAN - belum diumumkan)
P 095 - Tanjong Karang - TBC
P 096 - Kuala Selangor - Dr Dzulkefly Ahmad (PAS - penyandang)
P 097 - Selayang - William Leong Jee Ken (KEADILAN - penyandang)
P 098 - Gombak - Azmin Ali (KEADILAN - penyandang)
P 099 - Ampang - Zuraida Kamaruddin (KEADILAN - penyandang)
P 100 - Pandan - Rafizi Ramli (KEADILAN)
P 101 - Hulu Langat - TBC
P 102 - Serdang - Teo Nie Ching (DAP - penyandang)
P 103 - Puchong - Gobind Singh Deo (DAP - penyandang)
P 104 - Kelana Jaya - Nik Nazmi Nik Ahmad (KEADILAN - bertukar dari DUN Sri Setia - belum disahkan)
P 105 - Petaling Jaya Selatan - Hee Loy Sian (KEADILAN - penyandang)
P 106 - Petaling Jaya Utara - Tony Pua Kiam Wee (DAP - penyandang)
P 107 - Subang - Sivarasa Rasiah (KEADILAN - penyandang)
P 108 - Shah Alam - Khalid Samad (PAS - penyandang)
P 109 - Kapar - TBC
P 110 - Klang - Charles Anthony Santiago (DAP - penyandang)
P 111 - Kota Raja - Dr Siti Mariah Mahmud (PAS - penyandang)
P 112 - Kuala Langat - TBC
P 113 - Sepang - TBC

Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, Putrajaya dan Labuan (13 kerusi)

P 114 - Kepong - TBC
P 115 - Batu - Tian Chua (KEADILAN - penyandang)
P 116 - Wangsa Maju - Dr Tan Kee Kwong (KEADILAN)
P 117 - Segambut - Lim Lip Eng (DAP - penyandang)
P 118 - Setiawangsa - Ibrahim Yaacob (KEADILAN)
P 119 - Titiwangsa - Ahmad Zamri Asa'ad Khuzaimi (PAS)
P 120 - Bukit Bintang - Fong Kui Lun (DAP - penyandang)
P 121 - Lembah Pantai - Nurul Izzah Anwar (KEADILAN - penyandang)
P 122 - Seputeh - Ong Kian Ming (DAP - belum disahkan)
P 123 - Cheras - Tan Kok Wai (DAP - penyandang)
P 124 - Bandar Tun Razak - Abdul Khalid Ibrahim (KEADILAN - penyandang)
P 125 - Putrajaya - Husam Musa (kekal bertanding di DUN Salor - belum diumumkan)
P 166 - Labuan - Ibrahim Menudin (KEADILAN - belum disahkan)

Negeri Sembilan Darul Khusus (8 kerusi)


P 126 - Jelebu -TBC
P 127 - Jempol - Wan Aishah Wan Ariffin (PAS)
P 128 - Seremban - John Fernandez (DAP - penyandang)
P 129 - Kuala Pilah - Nazeri Yunus (KEADILAN - belum disahkan)
P 130 - Rasah - Anthony Loke Siew Fook (DAP - penyandang)
P 131 - Rembau - TBC
P 132 - Telok Kemang - Kamarul Baharin Abbas (KEADILAN - penyandang - belum disahkan)
P 133 - Tampin - TBC

Melaka Darul Azim (6 kerusi)

P 134 - Masjid Tanah - TBC
P 135 - Alor Gajah - TBC
P 136 - Tangga Batu - TBC
P 137 - Bukit Katil - Shamsul Iskandar Md Akin (KEADILAN)
P 138 - Kota Melaka - Sim Tong Him (DAP - penyandang)
P 139 - Jasin - TBC

Johor Darul Takzim (26 kerusi)

P 140 - Segamat - Dr Chua Jui Meng (KEADILAN - belum disahkan)
P 141 - Sekijang - TBC
P 142 - Labis - TBC
P 143 - Pagoh -TBC
P 144 - Ledang - TBC
P 145 - Bakri - Er Teck Hwa (DAP - penyandang - belum diumumkan)
P 146 - Muar - Nor Hizwan Ahmad (KEADILAN)
P 147 - Parit Sulong - Khairuddin Abd Rahim (PAS - belum disahkan)
P 148 - Ayer Hitam - TBC
P 149 - Sri Gading - TBC
P 150 - Batu Pahat - Dr Idris Jauzi (KEADILAN)
P 151 - Simpang Renggam - TBC
P 152 - Kluang - Liew Chin Tong (DAP - bertukar dari parlimen Bukit Bendera)
P 153 - Sembrong - Onn Abu Bakar (KEADILAN)
P 154 - Mersing - TBC
P 155 - Tenggara - TBC
P 156 - Kota Tinggi - TBC
P 157 - Pengerang - TBC
P 158 - Tebrau - Steven Choong Siow (KEADILAN)
P 159 - Pasir Gudang - Let Jen (B) Abdul Ghafir Abdul Hamid (KEADILAN)
P 160 - Johor Bharu - Jen (B) Md Hashim Hussein (KEADILAN)
P 161 - Pulai - Salahuddin Ayub (PAS - bertukar dari parlimen Kubang Kerian)
P 162 - Gelang Patah - Lim Kit Siang (DAP - bertukar dari parlimen Ipoh Timur)
P 163 - Kulai - Yeo Tung Siong (DAP - belum disahkan)
P 164 - Pontian - Dayangku Intan Tengku Abd Hamid (KEADILAN - belum disahkan)
P 165 - Tanjong Piai - TBC

Sabah Negeri Di Bawah Bayu (25 kerusi)


P 167 - Kudat - Musalim Tanjul (KEADILAN)
P 168 - Kota Marudu - Anthony Mandiau (KEADILAN)
P 169 - Kota Belud - Saidil Simoi (KEADILAN - belum disahkan)
P 170 - Tuaran - Wilfred Bumburing (APS-KEADILAN - penyandang, keluar BN)
P 171 - Sepanggar - Dr Chong Eng Leong (KEADILAN - belum diumumkan)
P 172 - Kota Kinabalu - Dr Hiew King Chiew (DAP - penyandang)
P 173 - Putatan - Mazhry Nasir (KEADILAN - belum disahkan)
P 174 - Penampang - Darell Leiking (KEADILAN - belum disahkan)
P 175 - Papar - TBC
P 176 - Kimanis -TBC
P 177 - Beaufort - Lajim Ukin (PPPS-KEADILAN - penyandang, keluar BN)
P 178 - Sipitang - TBC
P 179 - Ranau - Jonathan Yassin (KEADILAN)
P 180 - Keningau - TBC
P 181 - Tenom - TBC
P 182 - Pensiangan - TBC
P 183 - Beluran - TBC
P 184 - Libaran - TBC
P 185 - Batu Sapi - TBC
P 186 - Sandakan - TBC
P 187 - Kinabatangan - TBC
P 188 - Silam - TBC
P 189 - Semporna - TBC
P 190 - Tawau - TBC
P 191 - Kalabakan - TBC

Sarawak Bumi Kenyalang (31 kerusi)

P 192 - Mas Gading - TBC
P 193 - Santubong - TBC
P 194 - Petra Jaya - TBC
P 195 - Bandar Kuching - Chong Chein Jen (DAP - penyandang, juga penyandang DUN Kota Sentosa)
P 196 - Stampin - Dr Tang Sie Hing (DAP - belum disahkan)
P 197 - Kota Samarahan - Dr Ramblam Rahmat (KEADILAN)
P 198 - Mambong - Willie Monggin (KEADILAN)
P 199 - Serian - TBC
P 200 - Batang Sadong - TBC
P 201 - Batang Lupar - Zulkifli Abang Engkeh (KEADILAN)
P 202 - Sri Aman - Nicholas Mujah (KEADILAN)
P 203 - Lubok Antu - Nicholas Bawing Anggat (KEADILAN)
P 204 - Betong - TBC
P 205 - Saratok - Ali Biju (KEADILAN - juga penyandang DUN Krian)
P 206 - Tanjong Manis - TBC
P 207 - Igan - TBC
P 208 - Sarikei - TBC
P 209 - Julau - Andy Wong Hong Yu (KEADILAN)
P 210 - Kanowit - Thomas Laja (KEADILAN)
P 211 - Lanang - TBC
P 212 - Sibu - Alice Lau (DAP - belum disahkan)
P 213 - Mukah - TBC
P 214 - Selangau - Joshua Jabeng (KEADILAN)
P 215 - Kapit - TBC
P 216 - Hulu Rajang - Abun Sui Anyit (KEADILAN)
P 217 - Bintulu - TBC
P 218 - Sibuti - TBC
P 219 - Miri - TBC
P 220 - Baram - Ronald Engan (KEADILAN)
P 221 - Limbang - Baru Bian (KEADILAN - juga penyandang DUN Ba'kelalan)
P 222 - Lawas - Dr Bob Langup (DAP)  ~ Jalan Pulang
 
*Tertakluk kepada sebarang perubahan yang akan diupdate dari masa ke semasa. 

5/04/13

PRU-13: Perebutan batang kelapa bermula


Ini merupakan keganasan pertama yang berlaku selepas pembubaran parlimen dibuat bagi memberi laluan kepada proses Pilihan Raya Umum ke-13.

Keganasan ini melibatkan Ahli Dewan Undangan Negeri (ADUN) Tronoh, V. Sivakumar di mana keretanya disimbah cat merah oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

Jika diikutkan perkiraan sebenar, ini bukanlah keganasan pertama yang berlaku menjelang PRU-13. Bahkan banyak lagi siri keganasan telah tercertus melibatkan segelintir penyokong parti yang terlalu fanatik dan taksub.

Ia jelas memperlihatkan amalan berpolitik tidak matang masih lagi berakar umbi di minda rakyat Malaysia. Keadaan ini memberi petunjuk bahawa pemikiran kita masih di takuk lama atau masih di tahap dunia ketiga.

Apakah cara yang boleh dipraktikkan bagi mengubah amalan politik kotor sebegini? Ini baru satu kes keganasan selepas parlimen dibubarkan, Pada hemat penulis, tidak mustahil akan berlaku lagi siri keganasan dalam dunia politik tanah air.

Dari dulu sampai sekarang ia seakan sudah tersemat kukuh di minda masyarakat yang terlalu taksub dengan pemikiran politik dangkal.

Di kawasan luar bandar khususnya, hasil daripada pemerhatian secara rawak yang dibuat oleh penulis tempoh hari sudah menggambarkan suasanan panas yang bakal berlaku.

Masing-masing sudah mula merebut kawasan untuk memacakkan bendera masing-masing hatta batang pokok kelapa sekalipun menjadi rebutan walaupun selama ini langsung tiada siapa yang peduli.

Sudahnya bila berlaku perebutan batang kelapa untuk ditampalkan poster parti yang dipilih, maka tercetuslah pertarungan epik yang tidak pernah kunjung surut dari dulu hingga sekarang.

Nasihat penulis kepada semua pengundi dan penyokong parti, ubahlah dari ekarang, tonjolkan kematangan dalam berpolitik. Jangan terlalu taksub dan fanatik hingga menyerlahkan kebodohan dan kedangkalan diri sendiri..!!

Selamat Mengundi..!!

   

4/04/13

PRU-13: Variasi muka lama dan baru

Alhamdulillah...Semalam dengan jayanya Perdana Menteri Datuk Seri Najib membubarkan parlimen secara rasmi maka bersoraklah rakyat jelata menunggu setiap janji manis dan umpan yang bakal disajikan kepada rakyat.

Walaupun dengan wajah sedikit sugul, DS Najib telah mengubah persepsi orang ramai yang rata-ratanya menganggap bahawa pembubaran parlimen akan dijalankan secara automatik setelah tamat tempoh.

Kali ini, semua calon yang dipertaruhkan menampilkan muka lama dan baru yang mana ada yang pertahankan kerusi dan ada yang mencuba nasib di kawasan baru.

Malah, Ketua Pembangkang sendiri, Datuk Seri Anwar Ibrahim (DSAI) menyatakan kesanggupan beliau untuk bertanding di negeri Perak.

Jelas apa yang diputuskan oleh beliau (DSAI) tidak terkecuali menimbulkan banyak persepsi. Ada yang menyatakan beliau takut untuk pertahankan kerusi di Permatang Pauh.

Tidak kurang juga yang mengganggap beliau sebagai pengkhianat yang enggan pertahankan kerusi di Permatang Pauh kerana kegagalannya melaksanakan tuntutan masyarakat setempat.

Namun, bila difikirkan sejenak, ada baiknya beliau (DSAI) bertanding di kawasan baru. Bagi penulis sendiri tindakan ini sememangnya tindakan yang berani kerana beliau cuba untuk melebarkan sayap walaupun bertanding bukan di tempat sendiri.

Tidak ramai pemimpin yang seberani beliau kerana umum mengertahui bahawa masyarakat lebih cenderung untuk memilih wakil daripada kawasannya sendiri dan bukan kepada orang luar.

Tapi pendekatan berbeza diambil oleh DSAI yang mana ia jelas bakal menguji kemampuan beliau dalam meraih undi di tempat baru. 

Malah dalam calon yang diumumkan oleh DSAI juga membariskan muka lama dan baru. Berikut adalah calon yang diumumkan DSAI semalam:


Azmin-Ali1. Mohamed Azmin Ali 
P98 Gombak
Timbalan Presiden, Pengarah Jawatankuasa Pilihan Raya
Pertahan kerusi
Saifuddin2. Datuk Saifuddin Nasution Ismail
P18 Kulim-Bandar Baharu
Setiausaha Agung
Pindah kawasan
Tian Chua3. Tian Chua
P115 Batu
Naib Presiden
Pertahan kerusi
n surendran new_250_2204. N Surendran
P17 Padang serai
Naib Presiden
Calon baru
Fuziah Salleh5. Fuziah Salleh
P83 Kuantan
Naib Presiden
Pertahan kerusi
izzah 26. Nurul Izzah Anwar
P121 Lembah Pantai
Naib Presiden
Pertahan kerusi
mansor7. Datuk Dr Mansor Othman
P47 Nibong Tebal
Naib Presiden, Pengerusi KEADILAN Pulau Pinang
Pindah kawasan
Rafizi8. Rafizi Ramli
P100 Pandan
Pengarah Strategi
Calon baru
Nur Manuty9. Dr Muhammad Nur Manuty
P58 Bagan Serai
Ketua Penerangan, Pengerusi KEADILAN Perak
Calon baru
William Leong10. William Leong
P97 Selayang
Bendahari Agung
Pertahan kerusi
Onn11. Onn Abu Bakar
P153 Sembrong
Ketua KEADILAN Cabang Putrajaya
Calon baru
Aziz Bari 0212. Dr Abdul Aziz Bari
P92 Sabak Bernam
Bekas Pensyarah Undang-undang Universiti Islam Antarabangsa (UIA)
Calon baru
dr Tan13. Datuk Dr Tan Kee Wong
P116 Wangsa Maju
Pengerusi Jawatankuasa Disiplin
Calon baru
khalid-mb14. Tan Sri Abdul Khalid Ibrahim
P124 Bandar Tun Razak
Ahli Majlis Pimpinan Pusat, Menteri Besar Selangor
Pertahan kerusi
Shamsul-Iskandar115. Shamsul Iskandar Mohd Akin
P137 Bukit Katil
Ketua Angkatan Muda KEADILAN, Pengerusi KEADILAN Melaka
Pindah kawasan
Hoi16. Gooi Hsiao Leung
P9 Alor Setar
Ketua Biro Perundangan KEADILAN Kedah
Bertanding semula
Azman17. Dr Azman Ismail
P10 Kuala Kedah
Ketua Cabang KEADILAN Kuala Kedah
Calon baru
dato fauzi 118. Datuk Fauzi Abdul Rahman 
P82 Indera Mahkota
Pengerusi KEADILAN Pahang
Calon baru
Baru19. Baru Bian
P221 Limbang
Pengerusi KEADILAN Sarawak
Pilihan Raya Negeri (PRN) Sarawak menang DUN
MURNI20. Murnie Hidayah Anuar
P084 Paya Besar
Peguam Hak Asasi Manusia
Calon baru
Ali21. Ali Biju
P205 Saratok
Timbalan Pengerusi KEADILAN Sarawak
PRN Sarawak menang DUN
Abg22. Abang Zulkifli Abang Engkeh
P201 Batang Lupar
Pengarah Jawatankuasa Pilihan Raya KEADILAN Sarawak
PRN Sarawak tanding DUN
SONY DSC23. Abun Sui Anyit
P216 Hulu Rajang
Setiausaha KEADILAN Hulu Rajang, pejuang hak tanah adat
Calon baru
Roland24. Roland Engan
P220 Baram
Peguam, pejuang melawan pembinaan empangan Baram
Calon baru

21/03/13

PRU: CONFIRM Rakyat kembali berteka-teki

Semalam heboh diperkatakan tentang pembubaran parlimen yang didakwa diumumkan oleh DS Najib namun segalanya hanya sandiwara....bukan sandiwara dari pemimpin tapi hanya mainan juak-juak media semata-mata.

Namun juak media jua terpedaya dengan beberapa menteri tertentu yang bila ditanya dengan poenuh konfiden mereka jawab, "CONFIRM".

Ini bermakna bukan media dan rakyat sahaja tertipu, malah menteri-menteri pun turut terkena tempias...Malang nasib penulis bila apa yang disangka fakta telah disalahtafsirkan.

Permohonan maaf penulis buat secara terbuka kepada semua pengikut blog ini seandainya terlepas "publish" perkara yang tidak sepatutnya.

Nampaknya tercalar sedikit kredibiliti penulis akibat perbuatan mereka yang tak bertanggungjawab. Yang paling best ialah bila penulis minta pengesahan dari salah seorang pak menteri dan jawapannya sama "CONFIRM".

Jadi, siapa yang ditipu dan siapa yang menipu hingga kecoh semua bilik berita? Agaknya dah lama sangat rakyat menunggu hingga terlalu teruja dan terus percaya bulat-bulat khabar angin termasuklah penulis.

Jadi, di kesempatan ini penulis memohon maaf atas kesilapan fakta berkenaan dan berharap agar ianya tidak akan berulang. Apa pun nantikan perkembangan PRU-13 yang akan penulis update secara live tentang keputusan pilihan raya setiap DUN dan Parlimen pada hari pengundian nanti. Insya-Allah.



8/02/13

PANAS..: Tarikh bubar Parlimen didedahkan???


Ya....tarikh pembubaran parlimen sudah pun terluah dari mulut DS Najib. Itulah yang dinyatakan seorang 'sahabat' penulis yang mendakwa beliau mendapat perkhabaran ini dari mulut DS Najib sendiri. Ini kira edisi Betul ke Bohong la ni..!!!!

Benar atau tidak, penulis sendiri pun tidak tahu tapi itulah yang telah diomongkan kepada penulis beberapa jam lalu dalam satu sesi teh tarik di sebuah daerah dalam satu negeri di bawah pemerintahan Pakatan Rakyat di Pantai Barat Semenanjung Malaysia.

Sahabat penulis ini pun bukanlah orang sembarangan, jika penulis sebut sahaja namanya pasti semua mengenali beliau kerana beliau juga berhasrat untuk bertanding pada PRU di salah satu Parlimen di negeri Cik Siti Wan Kembang.

Tapi, mulut orang tidak 100 peratus kita boleh percaya. Semua boleh bercakap, semua boleh mengata namun kesahihannya belum tentu terlaksana. Sekadar cakap-cakap sesiapa pun boleh bercakap.

Tambah pulak tuan punya badan yang menyuarakan berita ni pada penulis pun bukanlah orang yang boleh dipercayai..!! (dah nama ahli politik, geng ampu UBN plak tu..!!).

Tarikh keramat yang diuar-uarkan pada penulis ialah jatuh pada 22 Februari 2013. Rasanya tak perlu nak disorokkan atau nak cover lagi. Kalau dah jentera semua dah sedia, jalan je la..apa nak tunggu lagi buang masa je...




  

2/02/13

Cuti peristiwa untuk DS Najib, Tun M makin nyanyuk...


Malang sungguh Perdana Menteri Malaysia ke-6 ni hilang populariti dalam sekelip mata hinggakan terpaksa mengerahkan semua cabang atau peluang yang ada untuk mengaburi mata rakyat Malaysia.

Bukan sahaja penjawat awam seperti guru-guru di kerahkan untuk meramaikan majlis beliau, tapi sampaikan pihak pengurusan sekolah terpaksa men'cutiperistiwa'kan sekolah semata-mata untuk penuhi permintaan PM Malaysia ini.

Media tidak kira media cetak mahupun media elektronik juga 'dipaksa' memuka hadapankan berita-berita yang melibatkan Perdana Menteri ke-6 ini walaupun hanya sekadar berita DS Najib kutip sampah.

Kalau media elektronik, pasti 10 minit pertama siaran akan menghidangkan berita-beritra berkaitan dengan PM Malaysia ke-6 ini walaupun hakikatnya penonton menunggu berita lain yang lebih hangat.

Tak kira masa tak kira ketika, hatta jika Malaysia dilanda tsunami sekalipun pasti media elektronik akan menyiarkan berita mengenai PM Malaysia ke-6 ini pada 5 ke 10 minit pertama siaran.

Kalau tak percaya, cuba sendiri buat research...start aje berita cuba tonton pada 10 minit pertama dan ulang tonton dalam masa seminggu, pastikan setiap siaran dicatat dan anda akan mendapat keputusannya.

Yang paling tak boleh diterima akal ialah bila PM Malaysia ke-4 pula berani menakut-nakutkan rakyat bahawa jika berlaku peralihan kuasa kerajaan, maka akan berlaku huru-hara dan kacau bilau serta saham akan jatuh merudum 

Bekas Perdana Menteri itu, Tun Dr Mahathir Mohamad bercakap bahawa negara akan diancam bahaya jika bertukar kerajaan.

Mungkin PM ke-4 ini tidak sedar bahawa sudah ada empat negeri, Umno menjadi pembangkang.
Kelantan sudah 22 tahun berkembang dengan pesat. Rakyat hidup aman tanpa apa-apa rusuhan.

Tiga negeri PR berpindah kuasa dengan baik, dan berjaya mengurus tadbir dengan baik. Buktinya ialah pelabur berani melabur. Simpanan kerajaan Selangor daripada RM400 juta meningkat kepada RM2.53 bilion.

Jadi di mana kesahihan kenyataan yang pada hemat penulis itu adalah agak melampau? Perlu ada pemikiran secara rasional dalam membuat kenyataan jangan hanya main semberono dan hentam keromo sahaja kelak diri binasa....

    

1/02/13

PANAS!!!..Guru dikerahpaksa hadir ke majlis Najib


Guru di sekitar Selangor telah dikerah untuk mengikuti program My Beautiful Malaysia yang dijadualkan berlangsung pada 3 Februari ini di Taman Medan Petaling Jaya.

Guru yang dikerahpaksa ini diwajibkan berkumpul di SMK Taman Dato' Harun, Petaling Jaya seawal jam 8 pagi.  Malah pengangkutan bas turut disediakan untuk mengangkut guru dari sekolah-sekolah di sekitar Lembah Klang.

Nama guru yang dipilih secara rawak oleh pihak pengurusan sekolah bagi memastikan kehadiran mereka pada majlis berkenaan yang akan dirasmikan oleh DS Najib. Pendek kata, kerahan ini untuk meramaikan hadirin untuk tutup ketidakpopularan DS Najib.

Objektif program ini hanyalah untuk kumpul sukarelawan kempen mesra alam di seluruh Malaysia, tapi bila DS Najib yang rasmikan pastri tidak aramai akan datang. Jadi yang nak kumpul sukarelawan pun dah jadi paksatakrelawan dah.

Pada pandangan penulis, tak perlu la sampai nak kerah dan paksa penjawat awam seperti guru hanya untuk kepentingan DS Najib semata-mata. Kalau dah tak popular tu, akui sajalah tak perlu nak menipu pakai taktik kotor.

Rupanya semua penjawat awam kena kerah..kah..kah..kah..kah..terdesak laki Semah ni.kah..kah..kah..

Pakatan rakyat anjur perhimpunan langsung tiada paksaan, tiada bayaran dan tiada pengangkutan disediakan, kena bagi sumbangan pulak bahkan air minum pun kena beli sendiri tapi lihat berapa ratus ribu yang datang????
 
Guru terlibat juga diwajibkan hadir dan arahan dari pihak Jabatan Pelajaran Negeri itu tidak boleh disangkal oleh guru-guru.  Oleh kerana nama guru yang terlibat dicatat, guru yang gagal hadir akan dikenakan tindakan.

Satu lagi agenda Najib yang semakin terdesak untuk tunjukkan kepada rakyat bahawa beliau masih lagi menjadi pilihan dan masih popular. Namun hakikatnya, beliau perlu sediakan gula-gula untuk meramaikan majlis beliau. Macam upacara tabur beras di Semenyih baru ni la....dah macam kat Somalia dah...kebulur sangat beras sekampit tu.

Tak cukup dengan tu, minta akhbar arus perdana siarkan pula yang terdapat kajian mengatakan beliau masih popular. Amboii perangai.....mengalahkan laki dia dah (Si Semah tu laki nye si Najib).

Kesian Najib, tapi itu adalah hasil didikan kerajaan Umno BN selama ni, jadi janganlah salahkan sesiapa. Yang kesiannya ialah kepada penjawat awam yang dikerah...Buang masa dan tenaga, walhal masa yang berharga seperti cuti hari minggu itu eloklah kiranya dihabiskan bersama keluarga atau anak-anak.

Tapi kerana keterdesakan rejim Najib Razak ni, penjawat awam jadi mangsa..terpaksa jadi pak turut, Itulah kelemahan bila rakyat terlalu menurut kehendak pemerintah walaupun bukan atas kehendak sendiri.